Selasa, 06 Desember 2011

Konflik Papua jika ditinjau dari konsep multikulturalisme

Indonesia merupakan negara yang mempunyai keanekaragaman suku, agama dan ras. Dengan kondisi yang demikian, maka paham multikulturalisme harus senantiasa ditumbuhkan dalam benak masyarakat indonesia. Multikulturalisme itu sendiri merupakan sebuah ideologi yang mengakiu dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun kebudayaan. Oleh karena itu, konsep multikulturalisme sangat penting diterapkan guna meminimalisir adanya dominasi mayoritas terhadap minorias. Karena di dalam masyarakat multikulturalisme ini, menekankan keanekaragaman kebudayaan dalam kesederajatan dan di dalamnya tercakup perjuangan eksistensial bagi pengakuan, persamaan, kesetaraan serta keadilan.


Jika kita melihat keadaan di Indonesia konflik. Misalnya, konflik Papua yang tak berujung karena adanya isu ketidaksejahteraan masyarakat papua. Selain itu, akar permasalahan konflik di Papua adalah  rasa ketidakadilan karena kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat Papua kurang terjamin dibandingkan daerah lainnya. Apabila kita kaitkan dengan konsep multikulturalisme dengan konflik yang terjadi di Papua, seharusnya hal ini tidak terjadi dan apabila terjadi pemerintah harus mampu menyelesaikannya. Karena pada masyarakat multikultural menjunjung tinggi adanya persamaan, kesetaraan, dan keadilan.

Oleh karena itu, kita harus berpartisipasi dalam meredakan konflik di papua. Misalnya dengan mendorong kesadaran generasi muda Papua sebagai bagian dari Indonesia, bagaimana Papua merasa memiliki Indonesia. selain itu, rakyat indonesia janganlah mudah memberikan label separatis. Karena rakyat papaua semata-mata hanya ingin menuntut kesejahteraan dan keadilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar