Selasa, 13 Desember 2011

cara meminimalisir konflik etnis di Indonesia menurut setetesembun-sosiologi.blogspot.com

Indonesia adalah Negara multietnis, yang memiliki keanekaragaman budaya yang tersebar di Indonesia, tetapi akar budayanya masih sama. Dengan adanya masyarakat yang multi etnis, maka salah satu hal negatifnya yaitu kerap kali terjadi konflik etnis. Konflik etnis yaitu suatu bentuk interaksi yang bersifat disosiatif karena adanya pertentangan diantara etnis yang berbeda yang dapat memicu destruktif. Contoh konflik etnis: suku Dayak dan Madura.


Adapun cara menangani konflik etnis di Indonesia yaitu dengan cara akomodasi. Akomodasi adalah upaya penyelesaian konflik dan terselesaikannya konflik. Bentuk-bentuk akomodasi meliputi: Adjudifikasi, arbitrase, compromi, negosiasi. Namun cara yang sering dilakukan untuk menangani konflik etnis di Indonesia adalah mediasi. Mediasi yaitu upaya menyelesaikan konflik dengan bantuan pihak ketiga, dimana sifatnya netral hanya sebatas memberikan jalan tengah, tetapi keputusan tetap ada diantara kedua belah pihak yang berkonflik. Untuk mengantisipasi terjadinya konflik etnis yaitu dengan cara tidak berpandangan etnosentrisme yaitu paham yang menilai kebudayaannya sendiri lebih baik dibanding kebudayaan etnis lainnya dan harus saling bertoleransi dengan perbedaan agama, suku, ras, gender, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar